Copyright 2026 - www.setiabhakti.id

Selamat datang di rapat awal tahun pelajaran TK Setia Bhakti bersama Yayasan. Kami bangga menyambut Anda semua untuk bersama-sama menyongsong tahun ajaran baru dengan semangat dan dedikasi. Mari kita satukan visi dan misi, serta berkolaborasi demi menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif dan mendukung perkembangan anak-anak kita. Terima kasih atas komitmen dan kerja keras yang telah dan akan terus kita lakukan bersama. Semoga tahun ini membawa kesuksesan dan kemajuan bagi TK Setia Bhakti.

 

Pada tanggal 15 Juli 2024, Kepala Sekolah SMK Widya Mukti dengan bangga membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2024. Acara ini merupakan tonggak awal bagi para siswa baru untuk mengenal lingkungan sekolah, teman-teman, dan guru-guru mereka. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menekankan pentingnya semangat belajar, disiplin, dan kerjasama selama MPLS. Beliau berharap MPLS ini menjadi langkah awal yang inspiratif bagi para siswa untuk meraih prestasi dan membentuk karakter yang kuat. Semoga MPLS 2024 di SMK Widya Mukti berjalan lancar dan memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta.

 

 

 Yayasan Setia Bhakti Genteng (Yasebha) mengawali kegiatan tahun ajaran baru 2024/2025 dengan MPLS, yang berfokus penguatan karakter dan visi Link and Match Sekolah dengan industri dibawah naungan yasebha , Ketua Yayasan Setia Bhakti Genteng dengan bangga membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) gabungan tahun 2024. Acara ini menandai dimulainya perjalanan akademik baru bagi para siswa baru, memperkenalkan mereka pada nilai-nilai dan budaya sekolah. Dengan semangat dan antusiasme, Ketua Yayasan menyampaikan harapan agar MPLS ini dapat menjadi langkah awal yang positif bagi setiap siswa, membentuk karakter dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan masa depan. Semoga MPLS 2024 menjadi momen berharga yang memberikan inspirasi dan motivasi bagi seluruh peserta. 

 

Senin, 17 Oktober 2016

Selama periode bulan September, Yasebha menyelenggarakan Lomba Penulisan Puisi yang diperuntukkan bagi seluruh siswa dan siswi di enam sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan. Tema lomba puisi kali ini adalah “Sekolah Ku” yang bertujuan untuk meningkatkan semangat dan rasa cinta para peserta didik terhadap lingkungan sekolahnya. Orisinalitas hasil karya merupakan persyaratan utama dalam lomba penulisan puisi ini, guna mendidik kejujuran dalam berkarya. Oleh karenanya bila terbukti mengambil karya orang lain atau menyalin dari internet, maka peserta tersebut akan didiskualifikasi. Puisi yang dikirimkan juga diharuskan ditulis tangan yang dapat dikreasikan dengan penataan artistik dari karya yang disampaikan.

f t g

 

Yayasan Setia Bhakti Genteng (Yasebha) merupakan sebuah institusi independen yang bergerak pada empat sektor utama: Pendidikan, Lingkungan, Ekonomi, Seni dan Budaya. Di sektor pendidikan, Yasebha memiliki 6 sekolah di Kabupaten Garut dan Kabupaten Tasikmalaya. Empat sekolah di Kabupaten Garut yaitu (1) TK Setia Bhakti, (2) SMP Setia Bhakti Cilawu, (3) SMA Setia Bhakti Cilawu, dan (4) SMK Setia Bhakti Cilawu. Adapun dua sekolah kami di Kabupaten Tasikmalaya yaitu SMP Widya Mukti dan SMK Widya Mukti. Selain pendidikan formal, kami juga bergerak di bidang pendidikan informal antara lain melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) serta berbagai kursus keahlian.

 

Sebagai wujud kepedulian dalam melestarikan budaya luhur dan khasanah seni tradisional Sunda, Yasebha mendirikan Sanggar Seni dan Budaya Setia Bhakti. Sanggar ini menaungi siswa/i dari sekolah-sekolah di bawah Yasebha, termasuk masyarakat sekitar melalui berbagai kegiatan rutin berkesenian, pementasan, termasuk ajang kreasi seni dan budaya.

 

Di sektor ekonomi, Yasebha mendirikan beberapa Toko Bahan Bangunan dan Pembuatan Mebelair di Kabupaten Garut dan Kota Bandung. Yasebha juga mendirikan Pasar Sehat Genteng, sebuah pasar tradisional swadaya pertama di Garut yang memberikan peluang berusaha bagi masyarakat petani lokal berekonomi lemah. Adapun di sektor lingkungan, Yasebha mengajak masyarakat lokal untuk melakukan investasi dengan cara menanam kayu keras. Berbekal dari pengalaman tersebut, cakupan semakin diperluas dengan kegiatan rehabilitasi tanah pertanian yang rusak akibat industri batu bata dengan metode Agroforestry.