Copyright 2026 - www.setiabhakti.id

Pada 14 Januari 2025, Yayasan Yasebha bersama pimpinan sektor pendidikan menggelar rapat strategis untuk membahas berbagai agenda penting. Fokus utama adalah persiapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang bertujuan meningkatkan akses dan kualitas pendidikan. Selain itu, Yasebha Cup sebagai ajang prestasi siswa turut menjadi pembahasan untuk mendorong pengembangan bakat. Agenda lain yang tak kalah penting juga dibahas demi memastikan keberlanjutan visi dan misi yayasan. Kolaborasi yang solid ini menunjukkan komitmen bersama untuk menciptakan pendidikan yang unggul dan bermutu bagi generasi penerus bangsa. Mari terus dukung upaya Yayasan Yasebha dalam menciptakan perubahan positif dengan porgram unggulanya do periode ini dengan link dan match sektor pendidikan dan industri!

 

 

 

f t g

 

Yayasan Setia Bhakti Genteng (Yasebha) merupakan sebuah institusi independen yang bergerak pada empat sektor utama: Pendidikan, Lingkungan, Ekonomi, Seni dan Budaya. Di sektor pendidikan, Yasebha memiliki 6 sekolah di Kabupaten Garut dan Kabupaten Tasikmalaya. Empat sekolah di Kabupaten Garut yaitu (1) TK Setia Bhakti, (2) SMP Setia Bhakti Cilawu, (3) SMA Setia Bhakti Cilawu, dan (4) SMK Setia Bhakti Cilawu. Adapun dua sekolah kami di Kabupaten Tasikmalaya yaitu SMP Widya Mukti dan SMK Widya Mukti. Selain pendidikan formal, kami juga bergerak di bidang pendidikan informal antara lain melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) serta berbagai kursus keahlian.

 

Sebagai wujud kepedulian dalam melestarikan budaya luhur dan khasanah seni tradisional Sunda, Yasebha mendirikan Sanggar Seni dan Budaya Setia Bhakti. Sanggar ini menaungi siswa/i dari sekolah-sekolah di bawah Yasebha, termasuk masyarakat sekitar melalui berbagai kegiatan rutin berkesenian, pementasan, termasuk ajang kreasi seni dan budaya.

 

Di sektor ekonomi, Yasebha mendirikan beberapa Toko Bahan Bangunan dan Pembuatan Mebelair di Kabupaten Garut dan Kota Bandung. Yasebha juga mendirikan Pasar Sehat Genteng, sebuah pasar tradisional swadaya pertama di Garut yang memberikan peluang berusaha bagi masyarakat petani lokal berekonomi lemah. Adapun di sektor lingkungan, Yasebha mengajak masyarakat lokal untuk melakukan investasi dengan cara menanam kayu keras. Berbekal dari pengalaman tersebut, cakupan semakin diperluas dengan kegiatan rehabilitasi tanah pertanian yang rusak akibat industri batu bata dengan metode Agroforestry.