Copyright 2019 - www.setiabhakti.id

  

Achmad Djawawi dilahirkan di Garut, Jawa Barat pada tanggal 28 Oktober 1963.Achmad adalah anak keenam dari enam bersaudara dari keluarga bapak Muchtar dan Ibu Uneh. Pendidikannya diawali di SDN IV Banjaran, Bandung pada tahun 1977; menyelesaikan pendidikan menengah pertama di SMPN 1 Cilawu, Garut pada tahun 1981; dan menyelesaikan pendidikan pendidikan menengah atas di SMAN YKB Petang Leles, Garut pada tahun 1984; Setelah lulus SMA Achmad diterima di Program Diploma IKIP dengan Jurusan PENDOR (Pendidikan Olahraga dan Kesehatan) pada tahun 1987; dilanjutkan dengan pendidikan S1 jurusan PENJASORKESREK (Pendidikan Jasmani Kesehatan Rekreasi) yang lulus pada tahun 2007. Prestasi yang diperoleh saat SMP yaitu juara ketiga atletik jarak jauh 3.000 m.Pada tahun 1986 penulis mulai mengajar di SMP 1 Cilawu; tahun 1987 mengajar di SMAN 1 Cilawu; tahun 1988 mengajar di SMA Widya Bhakti yang sekarang menjadi SMA Setia Bhakti berlokasi di Jalan Genteng Munjul, Garut; tahun 1989 Achmad diangkat menjadi non PNS dan PNS di SMAN 1 Cikajang, Garut; pada tahun 1995 mutasi ke SMAN 1 Cilawu, Garut; sampai sekarang; pada tahun 2015 diberi amanat menjadi Kepala Sekolah di SMA Setia Bhakti, Garut.

 

CECEP, S.Pd.I., lahir di Garut tanggal 29 September 1968. Pendidikan terakhir Cecep adalah S1 jurusan managemen Ilmu Pengetahuan Alam. Cecep tinggal di Kampung Cikancung, Rt 02 Rw 03, Desa Margalaksana, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Hobi yang disukai Cecep adalah ngadu langlayangan, mancing, badminton, dan catur. Pengabdian dalam KBM adalah guru biologi. Mengajar di SMP Muhammadiyah Dayeuhmanggung tahun 1992 sampai 1995. Dilanjutkan mengajar di SMP Negeri 1 Cilawu tahun 1995 sampai 2001. Di SMP Pasundan Cilawu tahun 1997 sampai 2001. Di SMP Setia Bhakti tahun 2000 sampai 2003. Di SMA Negeri 1 Cilawu tahun 2001 sampai 2003. Dan di SMA Setia Bhakti tahun 2000 sampai sekarang.

 

Diana Ratnasari, lahir di Garut pada tanggal 10 Juni 1992. Diana adalah lulusan dari Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STKIP-GARUT) mengambil jurusan Pendidikan Biologi, lulus pada tahun 2014. Diana merupakan guru fisika di SMA Setia Bhakti Cilawu Garut dari tahun 2015. Diana tinggal di kp. Pasanggrahan Tonggoh 04/01 Desa Cilawu Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut. 

 

 

ENDANG JAJA JAENUDIN, S.Pd., lahir di Moskow tanggal 22 Desember 1992. Endang adalah lulusan dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Garut tahun 2015, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Endang tinggal di Kampung Pasir Limus, Rt 03 Rw 04, Desa Dawungsari, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Hobi yang disukai Endang adalah Futsal dan Badminton. Endang adalah guru bahasa Indonesia dan sejarah Indonesia di SMA Setia Bhakti Cilawu.

  

Fitri Adiyani adalah anak ke empat dari lima bersaudara. Lahir di Garut, pada tanggal 9 Februari 1993. Tinggal di Kp. Sindang Rasa, RT.02 RW.08, Desa Ngamplang, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Pendidikan terakhir adalah S-1 Pendidikan Matematika di STKIP Garut. Hobi atau kebiasaan yang dilakukan, membaca, mendengarkan musik, dan menonton film. Pada saat ini bekerja sebagai tenega pendidik dan kependidikan di SMA dan SMK Setia Bhakti sebagai guru mata pelajaran Matematika.  

 

Hadi Senjaya lahir di Garut pada 18 November 1990, dan bertempat tinggal di Jalan Bratayuda, Wanasari no: 2565 Garut. Anak bungsu dari tujuh bersaudara ini lulus dari Akademi Manajemen dan Komputer (AMIK) Garut pada tahun 2013 dan memulai karir sebagai pengajar tahun 2016 pada mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komputer (TIK) di Yayasan Setia Bhakti Cilawu Garut. Disela kegiatan mengajarnya Hadi Senjaya juga punya hobi bermusik.

 

Heni Hadianti adalah kab TU SMA Setia Bhakti Cilawu dari tahun 2016. Heni lahir di Garut pada tanggal 5 Januari 1993. Sekarang Heni tinggal di Kp. Pasirlimus Rt. 02 Rw.04 Desa Dawungsari kecamatan Cilawu Kabupaten Garut. Heni Lulusan Universitas Siliwangi Tasikmalaya pada tahun 2015 Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Heni merupakan Kabag TU SMA Setia Bhakti Cilawu dari tahun 2016.

 

Imayanti Dewi lahir di Bogor pada tanggal 30 Desember 1990.Imayanti adalah lulusan dari Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah (IAILM) Ponpes Tasikmalaya mengambil jurusan pendidikan Agama Islam lulus pada tahun 2012. Imayanti mempunyai hobi mendaki gunung dan atau backpacker. Imayanti tinggal di Kp. Penclut Rt.01 Rw. 06 No. 52 Desa Ngamplang Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut. Imayanti sekarang mengajar di SMA Setia Bhakti Cilawu.

  

 

Mislan Setiadi lahir di Bandung pada 28 Juli 1979. Pada tahun 2001 berhasil menyandang gelar Sarjana Matematika di STKIP Garut, dari tahun 2001 menjadi pengajar di SMA Setia Bhakti Cilawu sampai sekarang (NUPTK : 0060757658200013, NRG: 111801907002). Mislan tinggal di Kp. Cikuwiwi Rt.02 Rw.01 Desa Dangiang Kec. Cilawu Kab. Garut Jawa Barat, Indonesia Merdeka!!

 

 

Nona Triana, S.Pd lahir di Garut tanggal 20 Maret 1988 dari pasangan Bapak Herman dan Ibu Entat. Nona bertempat tinggal di Kp. Kalangsari Rt.02 Rw.14 Kecamatan Cilawu Kab. Garut. Nona adalah lulusan S1 Jurusan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pasundan Bandung (UNPAS) Nona merupakan salah satu tenaga kependidikan (Guru) Bahasa Indonesia di SMA Setia Bhakti Cilawu. Nona mempunyai hobi belanja dan olahraga. Pada tahun 2012 Nona menikah dengan A. Hepy Sandy Herlambang dan sekarang telah dikaruniai seorang anak yang bernama Soraya Sandyna Herlambang.

 

Novi Avia Siti Nurjanah adalah anak ke lima dari enam bersaudara. Lahir di Garut, pada tanggal 30 September 1990. Tinggal di Kp. Pasanggrahan Tonggoh, RT.01 RW.04, Desa Cilawu, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Pendidikan terakhir adalah S-1 Pendidikan Manajemen di STIE Yasa Anggana Garut. Hobi atau kebiasaan yang dilakukan, membaca, mendengarkan musik, dan menonton film. Pada saat ini bekerja sebagai tenega pendidik dan kependidikan di SMA dan SMK Setia Bhakti sebagai guru mata pelajaran Ekonomi.

 

Penulis bernama Suhara S.Pd.I, Guru SMA Setia Bhakti dari pasangan Bapak Amir (Alm) dan Ibu Danah. Dia dilahirkan pada tanggal 21 Maret 1987 di Garut, tepatnya di Kp. Dayeuhmanggung Desa Dayeuhmanggung Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut. Penulis telah menyelesaikan pendidikan Mondok di Pesantren AN-NUR pada Tahun 2001 sampai 2011. Kemudian penulis diterima menjadi mahasiswa di Universitas Garut pada tahun 2009 di Fakultas Ilmu Pendidikan Islam dan Keguruan Prodi PAI menempuh S1. Penulis sekarang bekerja di MTs Maarif NU Cilawu dari tahun 2012 – sekarang sebagai guru Pendidikan ASWAJA dan BTQ. sampai 2013 Guru PAI di MDT Al-Mujahidin Dayeuh Manggung Cilawu – Garut dari Tahun 2008 sampai sekarang Guru PAI di pesantren Darul Arifin Dayeuh Manggung Cilawu – Garut dari Tahun 20012 sampai sekarang

 

Ulfa maharani adalah staff TU SMA Setia Bhakti dari tahun 2015. Ulfa maharani lahir di Bandung tanggal 5 Februari 1995. Sekarang Ulfa maharani tinggal di Garut kp.Pasirlimus Rt.01 Rw.03 Desa Dawungsari Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut. Ulfa maharani lulusan SMA Setia Bhakti thn 2012 dan melanjutkan sekolah selama satu thn di LPK umum kesehatan. sekarang bekerja menjadi sttaf TU dan menjadi Pembina PMR (Palang Merah Remaja).

 

 

Uneng Watiningsih adalah anak ke 7 dari 8 bersaudara. Uneng lahir di Bandung, tanggal 7 Maret 1978. Uneng Watiningsih adalah lulusan SDN Cicadas XXII, SMP Nasional, SMEA Kencana dan sarjana (S1) adalah lulusan UNINUS Bandung tahun 2002. Uneng mempunyai hobi belanja dan sekarang Uneng tinggal di Kp. Pasanggrahan, Desa Pasanggrahan kec.Cilawu Kab. Garut. Sekarang Uneng mengajar di SMA Setia Bhakti Cilawu di kelas X, XI, XII dari tahun 2003 sampai sekarang. Mengajar di SMA Setia Bhakti sangatlah menyenangkan.

  

Usep Saepudin adalah Guru SMA Setia Bhakti Cilawu dari tahun 2015. Usep Lulusan Universitas Garut (UNIGA) pada tahun 2014 Program Studi Pendidikan Agama Islam. Usep merupakan guru PAI di SMA Setia Bhakti. Selain guru Usep juga Wakasek Kesiswaan dan Operator Sekolah.Usep lahir di Garut pada tanggal 24 Maret 1990. Sekarang Usep tinggal di Komplek PEPABRI Blok G, Rt. 01 Rw. 03 Desa Langensari kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut. Pada tahun 2014 Usep menikah dengan Ulfa Nazilah dan tahun 2015 dikaruniai putra pertama yang bernama Muhammad Kholid Sanaz.

 

Yus Dermawan Maulinawati, S.Pt lahir di Garut tanggal 18 April 1978 adalah lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) program Studi Teknologi Hasil Ternak tahun 2001. Yus tinggal di Kp. Cikuwiwi Rt.03 Rw.01 Desa Dangiang Kec.Cilawu Kab. Garut Yus mengajar Kimia kelas X, XI, XII. SMA Setia Bhakti sekaligus menjabat sebagai Kepala Laboratorium sudah mengajar semenjak tahun 2003 s/d sekarang. Hobi ngemil.

f t g

 

Yayasan Setia Bhakti Genteng (Yasebha) merupakan sebuah institusi independen yang bergerak pada empat sektor utama: Pendidikan, Lingkungan, Ekonomi, Seni dan Budaya. Di sektor pendidikan, Yasebha memiliki 6 sekolah di Kabupaten Garut dan Kabupaten Tasikmalaya. Empat sekolah di Kabupaten Garut yaitu (1) TK Setia Bhakti, (2) SMP Setia Bhakti Cilawu, (3) SMA Setia Bhakti Cilawu, dan (4) SMK Setia Bhakti Cilawu. Adapun dua sekolah kami di Kabupaten Tasikmalaya yaitu SMP Widya Mukti dan SMK Widya Mukti. Selain pendidikan formal, kami juga bergerak di bidang pendidikan informal antara lain melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) serta berbagai kursus keahlian.

 

Sebagai wujud kepedulian dalam melestarikan budaya luhur dan khasanah seni tradisional Sunda, Yasebha mendirikan Sanggar Seni dan Budaya Setia Bhakti. Sanggar ini menaungi siswa/i dari sekolah-sekolah di bawah Yasebha, termasuk masyarakat sekitar melalui berbagai kegiatan rutin berkesenian, pementasan, termasuk ajang kreasi seni dan budaya.

 

Di sektor ekonomi, Yasebha mendirikan beberapa Toko Bahan Bangunan dan Pembuatan Mebelair di Kabupaten Garut dan Kota Bandung. Yasebha juga mendirikan Pasar Sehat Genteng, sebuah pasar tradisional swadaya pertama di Garut yang memberikan peluang berusaha bagi masyarakat petani lokal berekonomi lemah. Adapun di sektor lingkungan, Yasebha mengajak masyarakat lokal untuk melakukan investasi dengan cara menanam kayu keras. Berbekal dari pengalaman tersebut, cakupan semakin diperluas dengan kegiatan rehabilitasi tanah pertanian yang rusak akibat industri batu bata dengan metode Agroforestry.