Copyright 2019 - www.setiabhakti.id

Garut dan Tasikmalaya adalah dua wilayah di Priangan Timur yang kaya akan seni dan budaya lokal berbasis kearifan luhur masyarakat Sunda. Berbagai tradisi sarat akan muatan seni, baik itu seni musik, tari, bahasa, hingga bela diri. Kekayaan dan kearifan lokal ini mendorong kami untuk berkontribusi aktif dalam melestarikan, mengembangkan, hingga menjadikan kegiatan berkesenian lokal ini berkelanjutan (sustainable) secara ekonomi.

 

Sejak pendiriannya pada tahun 1990, Setia Bhakti senantiasa aktif memajukan seni dan budaya Sunda. Seni yang kami kembangkan antara lain seni tradisi degung sunda, ibing penca, upacara adat sunda, termasuk pelestarian beberapa alat musik tradisional seperti kecapi suling, calung, dan angklung. Selain itu, kami pun berkali-kali mementaskan seni buhun lokal seperti lais, bajidor, bangreng, hingga kecapi jenaka. Disamping musik tradisi lokal yang original, kami juga mengkolaborasikannya dengan seni di luar etnis sunda, seperti rebana, marawis, hingga budaya pop dari luar Indonesia.

 

Aktifitas pengembangan seni dan budaya di Setia Bhakti tidak hanya terbatas pada civitas akademika sektor pendidikan kami, tetapi juga melibatkan langsung masyarakat sekitar. Besar harapan kami, kedepannya Yayasan Setia Bhakti dapat membangun sebuah art and cultural center yang dapat mengemas ajang tradisi berbasis massa seperti Adu Domba yang dikemas bersama pementasan kreasi seni baik tradisional maupun kolaborasi dengan budaya pop dari luar.

 

f t g

 

Yayasan Setia Bhakti Genteng (Yasebha) merupakan sebuah institusi independen yang bergerak pada empat sektor utama: Pendidikan, Lingkungan, Ekonomi, Seni dan Budaya. Di sektor pendidikan, Yasebha memiliki 6 sekolah di Kabupaten Garut dan Kabupaten Tasikmalaya. Empat sekolah di Kabupaten Garut yaitu (1) TK Setia Bhakti, (2) SMP Setia Bhakti Cilawu, (3) SMA Setia Bhakti Cilawu, dan (4) SMK Setia Bhakti Cilawu. Adapun dua sekolah kami di Kabupaten Tasikmalaya yaitu SMP Widya Mukti dan SMK Widya Mukti. Selain pendidikan formal, kami juga bergerak di bidang pendidikan informal antara lain melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) serta berbagai kursus keahlian.

 

Sebagai wujud kepedulian dalam melestarikan budaya luhur dan khasanah seni tradisional Sunda, Yasebha mendirikan Sanggar Seni dan Budaya Setia Bhakti. Sanggar ini menaungi siswa/i dari sekolah-sekolah di bawah Yasebha, termasuk masyarakat sekitar melalui berbagai kegiatan rutin berkesenian, pementasan, termasuk ajang kreasi seni dan budaya.

 

Di sektor ekonomi, Yasebha mendirikan beberapa Toko Bahan Bangunan dan Pembuatan Mebelair di Kabupaten Garut dan Kota Bandung. Yasebha juga mendirikan Pasar Sehat Genteng, sebuah pasar tradisional swadaya pertama di Garut yang memberikan peluang berusaha bagi masyarakat petani lokal berekonomi lemah. Adapun di sektor lingkungan, Yasebha mengajak masyarakat lokal untuk melakukan investasi dengan cara menanam kayu keras. Berbekal dari pengalaman tersebut, cakupan semakin diperluas dengan kegiatan rehabilitasi tanah pertanian yang rusak akibat industri batu bata dengan metode Agroforestry.